Ads 120 X 160px

Kamis, 07 Januari 2010

Pentingnya sebuah keluarga


Keluargaku adalah pendorong, penyemangat, dan pemberi support atau motivasi. Begitu pentingnya keluarga dalam hidupku, hingga aku merasa adalah orang yang beruntung didunia ini yang memiliki keluarga yang sayang dan care dengan kehidupanku.

Ayahku, walopun tetap sibuk dengan kerjaannya. Tapi beliau tetap selalu mendukung aku. Terutama dalam masalah pendidikan. Itulah ayahku yang begitu mengutamakan pendidikan. Ibuku, beliau selalu ada buat aku. Berbagi cerita, senang dan sedih. Bahkan kalau waktu aku dirumah, ibu seperti teman buat aku. Ibu selalu memberikan apa yang aku minta tanpa mengeluh sedikitpun. Kasih sayang seorang ibu memang gak ada duanya. Uhmmm... apa yang harus aku lakukan untuk membalas semua kebaikan mereka?? Yang selalu menjaga aku sejak aku kecil?? Berulang kali aku berfikir, belum ada sedikitpun dari apa yang aku lakukan untuk membuat orang tuaku bangga... Kakakku, sedikit cuek dan sibuk sendiri. Walaupun begitu aku tau jauh didalam hatinya dia care dan sayang ama aku. Adikku, Love u so much.. mungkin aku sedikit keterlaluan dengan sikapku yang tidak pernah mau mengalah, kadang aku juga sedikit keras tapi aku tetap sayang adikku.

Itulah keluarga, kita hidup dari sebuah sekelompok kecil yang bernama keluarga sebelum kita terjun kekelompok yang lebih besar. Didalam keluarga ini, kita belajar banyak dan didalam keluarga ini juga kita dibentuk. Ibuku selalu bilang, bagaimana seorang anak itu jadinya kelak tergantung dari didikan dan bentukan keluarganya. Artinya disini, apabila didalam keluarga seorang anak di didik dengan baik maka didalam kehidupan sehari-harinya dia akan menjadi anak yang baik-baik pula. Begitu pula sebaliknya..

Jadi, dalam hidup kita. Jadikanlah keluarga sebagai prioritas utama yang akan mendukung kita dalam segala hal. Kemana kita pergi, pasti kita juga akan kembali dalam kehidupan keluarga yang kita miliki. Sayangi keluarga kita, berikan perhatian lebih untuk keluarga. Agar keluarga itu menjadi keluarga yang bahagia.

0 komentar:

Posting Komentar