Ads 120 X 160px

Jumat, 19 Februari 2010

Linux sebagai Alternatif Operating System

A. SEJARAH LINUX

Di awal tahun 1990an, Linux Torvalds - seorang mahasiswa di University of Helsinki, Finlandia - bermaksud membuat kernel Unix untuk komputer personal / PC. Kernel (inti suatu sistem operasi) ini kemudian diberi nama Linux. Pada saat yang bersamaan, Richard Stallman dan rekan-rekannya di Free Software Foundation sedang menulis sekumpulan program bantu untuk Unix yang kemudian dikenal sebagai GNU Project. Kedua pihak ini kemudian bergabung sehingga terbentuklah GNU/Linux yang merupakan suatu sistem operasi lengkap dengan aplikasi dan program bantu didalamnya.


Linus Torvalds dan Richard Stallman

GNU/Linux atau yang oleh kebanyakan penggunanya disebut dengan nama Linux, tersebar cepat beritanya melalui Internet (saat ini merupakan awal kemunculan Internet). Dan kemudian banyak programmer Unix yang bergabung untuk menghasilkan Linux yang lebih baik.Jadi apa yang sekarang kita kenal dengan nama Linux ini adalah kombinasi dari kernel Linus Torvald, berbagai perangkat lunak dari GNU Project, dan juga program-program lainnya yang dikembangkan oleh banyak programmer dari seluruh penjuru dunia.Kira – kira sejarah Linux seperti ini.

B. PERBEDAAN DENGAN OS WINDOWS

Linux tidak mempunyai sistem pembedaan drive A, B, C dan seterusnya seperti pada Windows, jadi jangan heran jika ketika kita masuk ke system dengan menggunkan system operasi Linux tidak drive seperti Windows,hal dikarenakan Linux mengenali computer dengan system direktori –direktori.

· Linux merupakan operating system yang bisa dibilang mempunyai sifat case sensitive saat kita mengetikan sesuatu.

· Linux mempunyai banyak GUI (Graphical User Interface) Windows yang berbeda. Linux mempunyai banyak GUI (Graphical User Interface) Window yang berbeda. Diantaranya ada KDE, GNOME, Sawfish, Enlightenment dan lain sebagainya. Tidak seperti MS Windows yang hanya mempunyai satu GUI. Misalnya GUI Windows 98 tidak bisa mempunyai GUI Windows 2000 atau Windows XP.

· Jika di Windows mengenal Command Prompt,Di system operating Linux menggunakan Console.

· Perintah-perintah di linux berbeda sekali dengan di Windows, misalnya saja “dir” (Windows) dan “ls” (Linux) yaitu suatu perintah untuk menampilkan file-file pada direktori aktif

Read more..

Rabu, 17 Februari 2010

Perawatan Printer

Printer merupakan periferal komputer yang sangat rawan terkena kotoran baik cair maupun debu. Untuk debu akan berakibat roller pemutar kertas menjadi terhambat hal ini terjadi jika debu sudah menumpuk terlalu banyak. Sedangkan untuk kotoran cair disebabkan oleh tinta yang tumpah. Selain akan mengotori printer tinta dapat mengotori head atupun catridge. Perlu diketahui bahwa catriadge merupakan komponen yang sangat rawan, sehingga trouble yang paling parah adalah catridge mati merupakan kasus yang sering terjadi akibat tinta yang berlebihan.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan agar printer tahan lama dan bisa bekerja dengan maksimal antara lain :
  1. jangan sampai memasuki serpihan "kawat strapless" pada baki kertas, atau lubang-lubang printer, ini disebabkan teknologi pemanasan printer tersebut menggunakan plastik film (fuser film sleeves), sehingga mudah sekali koyak oleh benda-benda tajam, dan mengakibatkan kertas lecek dan hasil cetak ada bercak.
  2. Jangan mencoba memaksa mencabut kertas yang "JAM" dengan paksa, usahakan menarik searah saat printer mencetak, apabila tidak bisa lebih baik bawa ke service center terdekat, daripada dipaksa dan harus ganti part (biasanya film, dan gear) yang gampang rontok saat kertas ditarik dengan paksa.
  3. Voltage atau listrik, Banyak printer yang hang/rusak hanya akibat tidak ada perlindungan listrik yang stabil, usahakan menggunakan stabilizer dengan system servo motor, dan grounding tidak melebihi 5 volt. (Parts DC Controller pada printer, peka dengan spike listrik).
  4. Jangan menyalakan printer terlalu lama (semalaman) tanpa dipakai, apalagi listrik lepas tanpa stabilizer.
  5. Rusak atau tidak rusak, usahakan setiap 6 bulan sekali printer tersebut di service, dan dibersihkan bagian dalamnya dari butiran bubuk toner.
  6. Jangan memaksakan toner yang sudah bocor untuk printing, akan menyebabkan tumpukan butiran toner pada pemanas, yang berakibat menempelnya toner tersebut di heater dan pressure roller printer. Hasil print cacat permanen.
  7. Jika Anda ingin mencetak diatas media lain yang mengandung bahan plastik, seperti: sticker, transparancy paper, pastikan bahwa media tersebut tahan panas. Jika tidak tahan panas, media bisa meleleh didalam printer dan menyebabkan kerusakan. Gunakan media yang asli dari Vendor yang bersangkutan, misalkan: HP Transparancy Paper, dll.

Cara lain yang dapat digunakan untuk merawat printer adalah sebagai berikut :
  • Nyalakan printer setidaknya 3 hari sekali
  • Jika hasil cetak menurun, lakukan "Cleaning" (maksimal 2 kali).
  • Disarankan tidak mengganti / mencabut cartridge jika tinta belum habis
  • Usahakan agar tinta menyentuh CHIP CISS yang terdapat pada cartridge.
  • Pastikan printer bebas dari debu terutama pada tempat penarik kertas
  • Gunakan kain bersih dan kering untuk membersihkan area penarik kertas
  • Bersihkan bagian luar printer dengan menggunakan kain basah

Lakukan update driver demi meningkatkan kinerja printer.

Read more..

Pengantar TI - Makalah Sistem Operasi

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

  1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
  4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS.

Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.


Untuk Makalah tentang Sistem Operasi, silakan klik disini


Read more..

IP anda

IP

Right

Daftar Link